Jumat, 08 Juli 2011

kukerta

oleh Vitry CharLina pada 28 Agustus 2009 jam 2:14
Kamis, 25 juni 2009 tibalah disebuah tempat yang namanya “LOGAS” tepatnya berada didaerah kuantan Singingi. Disini kata orang merupakan daerah penghasil emas. Lihat saja tanahnya yang berbatu dan kuning. jika melihat kondisi seperti ini tidak memungkinkan rasanya tanaman untuk tumbuh. selain penambang emas, profesi lainnya adalah petani karet dan sawit. Hari ini merupakan malam pertama qt berkumpul dalam satu rumah. Sebelas orang anak manusia yang berbeda watak dan jalan pikiran berbaur menjadi satu. Dengan perbandingan anak manusia delapan perempuan dengan tiga orang laki-laki. Hari pertama sangat melelahkan. Segala sesuatu mesti dibenah. Rumah yang harus disapu, dapur yang harus dibersihkan, koper-koper yang mesti disusun dan banyak lagi tetek bengek yang harus dikerjakan hari itu juga. Malam itu terasa ramai karena ada canda dan tawa tuk melepas lelah. Sungguh beruntung bisa mendapatkan sebuah rumah yang lengkap dengan air yang bersih beserta mesin air, listrik, serta genset bila mati lampu. Tetapi ada satu yang sangat disayangkan dan paling vital bagi manusia yaitu “Toilet”. Malam itu salah satu dari kami kebingungan. Harus kemana mengeluarkan isi perut ini. Pada akhirnya kami datang ke tetangga sebelah. Alasan utama mau kenalan tetapi ujung-ujungnya berkata begini “kak boleh numpang kebelakang?”hahaha…memang terasa menggelikan, tetapi mau gimana lagi semua serba mepet. Ada beberapa rumah kiri kanan dan depan belakang yang menjadi sasara qt tuk melepas hajat. Namanya juga anak KKN pasti selalu saja ada berbagai macam undangan makan-makannya. Ada undangan marhaban atau juga undangan sunatan namanya. Sungguh memakan waktu yang sangat lama dan melelahkan. Membaca salawat hingga yasinan. Yah, selama disini belajar jadi ibu-ibu deh….!!! Sebuah cerita yang tidak dapat tuk dilupakan, sewaktu kita diajak mengikuti acara bulanan sebuah organisasi wanita yaitu BKMT bertempat di Trans F8. Dengan menaiki kendaraan bernama ”CIGAK BARUK”alias mobil pengakut minyak dan karet. Selesai acara kita diajak makan ”bakso setan” namanya. Eh ternyata setelah dihidangkan hanya sebuah bakso besar dan satu bakso kecil. Aq pun berfikir ”ini mah nambah taik gigi doank”. Selesai makan perjalanan dilanjutkan. Kita diajak putar-putar trans sama pak sopir dan ibu-ibu. Perjalanan yang menyenangkan. Bagaimana tidak, sepanjang jalan ibu2 gak pernah berhenti bercanda. Imbasnya aq dibilang mirip ustadzah yang memberi ceramah tadi. Aku hanya tersenyum saja mendengarnya.”huuh..dasar ibu2 gaul getho....”tapi setidaknya perjalanan tidak membosankanlah. Sesampai diposko, badan serasa sakit-sakit semua. Terkapar tidak berdaya! Kegiatan lain yang kita ikuti juga adalah posyandu, nonton bola, volly dan beraneka ragam lagi kegiatan. Minggu ke dua disini kita isi dengan kegiatan Masa Orientasi Siswa(MOS) disebuah SMP Negeri 5 Singingi, kemudian setelah itu minggu-minggu berikutnya kita mulai mengajar. Ada yang mengajar di SMP dan juga di MDA. Mengajar di SD tidak tercapai karena fasilitas kendaraan tidak ada. Cuma ada satu motor waktu itu. Terasa betul bagaimana jadi seorang guru. Sangat melelahkan. Mengeluarkan tenaga ekstra. Suara yang serak-serak karena teriak-teriak mendiamkan murid yang ribut. Hahaha…beginilah nasib guru-guru ,waktu kita masih duduk dibangku sekolah dulu. Sekian hari disana sedikit demi sedikit bisa memahami dan menggunakan bahasa logas. Walaupun lidah terasa patah-patah untuk megucapkannya. Suasana ramai yang buat disini tidak terasa lengang. Tidak seperti dirumah. Disini yang muda maupun yang tua berbaur didalam sebuah permainan domino. Jadi tiap malam yang sering terdengar adalah suara pletak-pletok batu domino berbenturan dengan meja. Yah…jadilah daripada sepi. Kan serem….!!! Namanya kita tinggal di Kuansing pastinya momen yang paling ditunggu-tunggu yaitu pacu jalur. Hari pertama pembukaan aku dan desti pergi berdua naik motor. Niatnya sih mau ambil data dikantor kehutanan. Tapi siapa sangka hari gini kantor pada tutup. Karena orang lebih terpusat kepada pacu jalur. Jadilah kami hanya mondar-mandir gak tentu disana. Lihat orang pawai. Akhirnya setelah siang kami berdua hanya nongkrong dikos adek nya desti. Sorenya barulah jalan kepasar malam. Hehehe..tapi rombongan yang lain pada ikut ibu kades. Bete emang tuh..kemana ikut mulu. Tapi yang enaknya ditarktir buuuk.....!!!!
Sekian Minggu berkumpul dalam satu rumah, terlihatlah satu persatu siapa dan bagaimana teman-teman kita sebenarnya. Terkadang selalu saja terjadi selisih paham. Ada yang bilang gak biasa cuci piringlah, gak pintar masaklah, ada yang selalu bangun kesiangan, ada yang mudah tersinggung, ada yang hobinya menggosip, dan beraneka ragam sifat lain yang dimiliki. Memang susah tuk menyatukan semua perbedaan tersebut. Namun cukup satu kuncinya perbanyak kata sabar saja. tetapi namanya juga manusia, batas kesabaran gak selamanya ada pasti suatu waktu akan meledak juga. Ada senang pasti juga ada sedihnya, senang karena ramai dan bisa berbagi cerita, sedih bila hari-hari disini terasa amat sepi. Hah…hari-hari dirumah ini serasa panas saja bawaannya.. Gak pernah ada adem ayemnya. Paling hanya sebentar setelah itu kayak begitu lagi. Tiap saat selalu saja menghitung hari”duh berapa lama lagi yah kita pulang?”. Kalau dalam istilah pergaulan terbagi menjadi dua gank. Di rumah ini terbagi menjadi dua kelompok yang jalan pikirannya saling berbeda. Tetapi dari sinilah bisa mengambil hikmah atas segala sesuatu yang telah terjadi. Disinilah mengerti sesungguhnya watak manusia, belajar bersabar dan disini juga mengerti bahwa tidak semua orang yang bisa kita percayai. Hari-hari mendekati kepulangan memang agak terasa menyedihkan. Tetapi disatu sisi ada kegembiraan juga. kapan bisa seperti ini lagi? Mungkin hanya waktu yang biasa menjawabnya. Walaupun adalagi, rasanya gak ingin yang seperti ini. hanya nambah setumpuk dosa. Yang selalu saja terjadi selisih paham dan duga prasangka. Buat teman-teman satu perjuangan dan satu posko, jangan pernah lupakan apa yang pernah terjadi selama 2 bulan kurang disini. Sungguh menjadi pelajaran yang berharga untuk kita kenang. Teman-teman apapun yang pernah terjadi disini selama dua bulan jangan jadikan kenangan yang terjelek. Tapi jadikanlah hal yang termanis yang pernah qt miliki se umur hidup qt. HIDUP KKN LOGAS!!!!
Ini nech my Fren KKN Logas 25 Juni – 18 Agustus 2009..........
Fredyton => Adalah ketua yang sangat bertanggung jawab. Selalu memperhatikan apa yang kurang didalam kelompok kita. Biarpun sering kerja sendiri tetapi apa yang kamu kerjakan setidaknya bisa selesai. Aku doain moga kamu nanti setelah ini menjadi seorang pemimpin yang bertanggung jawab untuk keluarga dan orang banyak. Jika kita ingin dihargai orang lain, hargailah dulu diri kita sendiri. kesabaran, doa, dan usaha merupakan kunci dalam mencapai segala sesuatu yang kita inginkan. Kalo jadi dokter jangan lupakan kami yah……
“Bila anda ingin menjadi seorang manajer yang baik, anda harus berpikir dan bertingkah laku seperti manajer yang baik, maka dengan sendirinya profesi tersebut akan menjadi milik anda. “
Riri => awal-awal kita bersama telah terjadi selisih paham. Tetapi untunglah segera diselesaikan. Sehingga kita tahu apa yang terjadi diantara kita. Lama kelamaan pertemanan diantara kita jadi serasa enak. Karena sudah saling memahami siapa teman kita sebenarnya. ”jangan dulu berfikir jelek tentang seseorang bila qm belum memahami siapa dia sebenarnya en belum mengenalnya lebih jelas”
Rina => huuh, kalau boleh jujur dirimu adalah teman yang paling membingungkan. Rasanya serba salah kalau mau ngomong atau bercanda denganmu. Takut tersinggung.!! yang paling gak q sangka awal kita bertemu kamu terlihat kalem getho (Kayak lembu maksudnya…hehehe) eh…tw2 ternyata sangat gualak banget…. paling anti cuci piring….tu lah dia “peace jenk jangan marah yooooo….”kn mu suka nya yang langsung2 ga???Tp qm temen yg asyik juga...
Rini => dirimu yang kukenal pertamanya pendiam abisss…ternyata setelah sekian lama serumah sangat berbeda berbanding 180 derajat. Tapi intinya kamu sangat friendly di mata ku (benar gak tuh bahasa inggris ku miss rini? hahaha…) kamu teman pertamaku tempat aku bercerita tentang keluh kesahku selama disini.
Destri => manusia yang paling konyol kalau aku boleh menilainya. Ngomong apa adanya. Walaupun omongan itu mungkin bagi orang yang gak kenal terasa menyinggung namun saking polosnya omonganmu oranglain gak pernah tersinggung. Wajar orang yang perrtama kali aku dekati adalah dirimu. Karena bagiku kamu adalah teman yang menyenangkan… walaupun agak sedikit suka marah2 (hehehe….maap yeee…) namun qm baik hati dan suka menolong, gak pernah bosen dengarin curhatan q, en rajin bantuin aku cuci piring. Hahahahaha….
Gustri => terlihat aktif pertama kali tiba diposko, anak yang rajin! Masak ok, beres2 juga ok (inem…sekalian yah rumahku juga dibereskan. Hehehe just kidding ). Aku sangka dirimu sama dengan akhwat yang ku kenal. Menjaga jarak, ngomong yang penting2 saja. ternyata tidak. Akhirnya aku beri gelar “akhwat gaul”karena dimanapun, bagaimanapun keadaan dan situasinya kamu bisa masuk kedalamnya. Nasehat2 mu dikala aku sedih sangat menghangatkan relung jiwaku (jujur lho…) aku pasti merindukanmu Akh GuL….heeeeeeeeee
Irha => akhwat panic, itu yang tiba-tiba terlintas di benakku. Bagaimana tidak kamu selalu saja pembawaanya serba panik Ngomongnya yang gak bisa diredam, bertindak serba cepat tanpa memikirkan resikonya (ingat lho pernah kesetrum listrik…hehehe). Hobinya utak-atik keypad handphone…dimanapun dan kapanpun gak pernah lepas dari Hp. Namun kamu sangat menyenangkan juga. Makasih ya teman, kamu tlah memberikan aku semangat sewaktu aku sedih…
Erwin => teman yang paling gak bisa ku mengerti. Raut wajahnya yang gak tau mana yang bercanda atau serius. Gaya ngomongya yang sesuka hati. Sempat juga kita selisih paham. Tetapi setidaknya kita bisa baikkan lagi. Perdamaian itu indahkan teman???
Wawan => si unyil itulah julukan buat dia. Badannya yang ketek,,,,!!dasar unyil aq sebel ma mu. Seenak udel mu ngasikan nomorku sama orang lain. Tapi gak apa-apalah, setidaknya berkatmu temanku jadi bertambah. Sok imut dengan cewek yang berjibun. Gaya lah wan…biar kecil tapi banyak yang naksir (tu lah mottonya unyil)…..
Cici => “No comment” (hanya waktu yang bisa menjawab apa yang terjadi )
Nenek dan datuk sebelah yang telah sangat baik sama kita. Mengadakan makan bersama dan doa untuk kita juga. Jangan sampai lupa tuh,,,sama mereka. Kalau ada waktu main-main dunkzz ke logas city…eh village dunkzzz…!!” Afwan katanya jenk gustri en irha….!!” Mandi bareng-bareng dalam satu kamar mandi yang amat luas, bisa sekalian untuk tiduran juga tuh. Yang gak terbiasa jadi biasa. Saling menggosipkan satu sama lain (hayo ada yang merasa gak??) hahaha santai bro en sist, tuw biasa namanya juga manusia ada kekurangan dan ada juga kelebihannya, tidur sama-sama biarpun ada yang didalam mapun diluar. Yang diluar berseberangan dengan laki-laki berbatas hijab berwarna unggu getho lho…, tetapi lama kelamaan hijab tersebut tidak terpasang lagi karena saking padatnya motor diatas rumah tersebut. Saling lempar tugas cuci piringlah….makan masakan yang aneka ragam, ada yang keasinan, kemanisan, kepedasanlah, tetapi biarpun begitu qt mesti menghargai apa yang telah teman kita masakan, tugas piket yang tidak berjalan sebagaimana mestinya. Tetapi walaupun begitu semua tlah menjadi kenangan yang sangat berharga untuk kita smua….DON’T FORGET ALL yeaahhh (map ye low salah maklum lagi usaha)
”BUKAN PERPISAHAN YANG Q TANGISI, TETAPI PERTEMUANLAH YANG Q SESALI”
KENAPA HARUS ADA PERTEMUAN, TAPI AKHIRNYA BERPISAH JUA
SELAMAT BERJUANG TEMAN-TEMAN, SEMOGA SETELAH INI KITA MENJADI ORANG2 YANG SUKSES. AMIN....
“Seorang teman sejati akan membuat anda hangat dengan kehadirannya, mempercayai akan rahasianya dan mengingat anda dalam doa-doanya. “
“5 Kelemahan pada setiap orang.
1. Di saat sembarangan, mudah membunuhnya.
2. Di saat takut, mudah menangkapnya.
3. Di saat marah, mudah menghasutnya.
4. Di saat sensitif, mudah menjadikannya terhina.
5. Di saat emosional, mudah membuatnya gelisah“


By : Sy. Fitri karlina wati
Mahasiswa fakultas pertanian jurusan agrbisnis
Kukerta UR 2009

Tidak ada komentar:

Posting Komentar