Sabtu (22/01/10), suasana malam pukul 19.00 dikota Pekanbaru ramai banget. Yah, maklumlah ini kan malam minggu. Kebetulan malam minggu ini aku akhirnya bisa menikmati jalan-jalan dengan teman-temanku sewaktu masih bersekolah di Sekolah Menengah Kejuruan yang terdapat dikotaku. Biasanya beberapa minggu belakangan ini aku hanya berdiam diri saja dirumah, berkencan dengan modem dan komputer untuk berselancar didunia maya. Yups, jalan-jalan kali ini dalam rangka temu kangen antar teman. Temanku yang dua orang kakak beradik Ilham dan Wahyu (kembar tapi tak sama ) sudah Seminggu datang dari Tembilahan karena ada urusan kerjaan di Pekanbaru. Ketika melewati kawasan Panam jalanan sangat padat. Tidak ku sangka ternyata Panam seramai ini. Maklumlah aku baru kali ini keluar malam ke daerah Panam. Mengalahkan daerah Sudirman deh padatnya. Ckckck, ternyata perkembangannya pesat banget. Kali ini kami akan menjemput Nova yang tinggal diperumahan Suka Karya. Setelah itu barulah jemput Anggi. So, kami ada 3 (tiga) motor deh. Wuih, ini mah kelamaan dijalan doang, jemput sana jemput sini.
Ketika melewati daerah terminal Payung sekaki, aku menyaksikan pemandangan terbaru. Dimana-mana seputaran payung sekaki tiap-tiap pinggiran parit duduk bederet sepasang orang pacaran. Jujur saja ketika melewati daerah ini aku takut. Habisnya sepi dan gelap banget. Tetapi kalau ingin menuju akses tercepat ke daerah kota ya harus lewat sini juga. Karena daerah Panam padat, ada konser di pusat perbelanjaan GIANT. Awalnya aku dan teman-teman akan ke Mall SKA, tetapi entah kenapa ketika perempatan simpang lampu merah SKA haluan berubah. Karena perut lapar temanku Wahyu bertanya tempat makan. Daripada jauh-jauh cari makan mending di Feskul saja. Lumayanlah pelayanannya tidak lama-lama amat. Kemudian setelah makan dan ngobrol-ngobrol kami pulang kerumah masing-masing. Oh, iya ada yang mengganjal pikiran aku saat ini adalah mengenai keramaian tadi dan sekitar terminal Payung Sekaki. Aku kira hanya seputaran Gubernuran saja yang banyak orang pacaran. Ternyata didaerah kayak gini banyak yang minat juga. Mungkin bagi mereka kalau sudah berdua tuh, seseram apapun tempat tak ada yang peduli…hahaha.
Pemandangan-pemandangan seperti ini memang sudah tidak asing lagi. Disetiap sudut kota Pekambaru pasti bisa kita jumpai sepasang muda-mudi bercengkrama. Asal itu tak mengganggu norma-norma tak masalah lah. Yang jadi pertanyaan apakah Kota Pekanbaru ini kekurangan tempat-tempat untuk melepas lelah dikala malam yah?? Masalahnya bukan hanya orang pacaran aja, yang sudah berkeluarga pun kebanyakan menghabiskan waktu mereka dengan duduk-duduk dipinngir jalan. seperti bisa kita lihat di dekat belakang Perpustakaan Wilayah Soeman HS, disitu ada yang namanya pasar malam. Beraneka ragam orang jualan dan jajanan ada disana serta permainan anak-anak tak mau ketinggalan memeriahkan suasana. Barang-barang yang dijual dari harga yang murah sampai mahal pun ada. Memang sih, dari segi kualitas tidak bisa kita bandingkan dengan yang ditoko. Namun, orang-orang yang berbelanja disana punya kepuasaan tersendiri dengan membeli barang-barang tersebut. Kalau lapar sehabis mutar-mutar kita bisa pesan makanan yang diinginkan. Mulai dari burger. Fresh corn. Sate, bakso. Es cream dan masih banyak makanan lainnya sebagai pengganjal perut. Kalau malas berbelanja, duduk-duduk saja pun tak jadi masalah sembari menyaksikan hilir mudik orang-orang yang datang pergi. Itu baru dipusat kota saja, Bagaimana dengan di Panam? Seperti yang sudah dikatakan tadi ternyata Panam juga tak mau kalah. Disepanjang jalan kita bisa melihat riuhnya pasar malam yang sedang berlangsung. Tak jauh berbeda dengan yang dipusat kota, paling perbedaannya di Panam lokasi dagangnya lebih luas. Itu suasana malam dikota Pekanbaru. Bagaimana dengan siang harinya? Hiburan yang paling berharga disiang hari dikala weekend adalah mall ataupun taman rekreasi Alam Mayang. Mall menjadi incaran warga Pekanbaru untuk melepaskan dahaga berbelanja dan menghilangkan penat bersama keluarga dan teman-teman. Rata-rata warga Pekanbaru konsumtif. Apa sih yang gak laku di Pekanbaru ini? Setiap sudut perbelanjaan tak ada yang tak ramai. Cukup dengan memiliki modal dan sebuah mobil, kita pun sudah bisa jualan apasaja dan dimana saja.
Sedangkan di Taman Rekreasi Alam Mayang juga menyuguhkan banyak hiburan. Ada outbond yang memeriahkan Taman rekreasi tersebut. Dan lagi-lagi bisa kita temui sepasang muda-mudi. Huff, pemandangan seperti ini sebernanya tidak sehat juga jika dilihat anak-anak dibawah umur. Tetapi kita mau bilang apa? Karena mereka juga membayar karcis untuk masuk kesini. Terkadang aku pernah berkhayal. Andai ada Pantai dikota ini mungkin rasanya indah banget melepas lelah. Bisa berteriak melepas gundah dan bertamasya bersama keluarga dan teman-teman. Namun itu hanya hayalanku. Allah SWT sudah menciptakan segala sesuatunya pada tempatnya disetiap belahan dunia ini. Namun terkadang memang manusia tak pernah ada puasnya dengan apa yang telah ada.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar